Sabtu, 24 Januari 2026

JANGAN SEPELEKAN DOA DARI ORANG LAIN

JANGAN SEPELEKAN DOA DARI ORANG LAIN


By. Satria hadi lubis 


PERNAHKAH engkau merenung mengapa keadaanmu sebaik sekarang ini dan mengapa engkau tetap mendapat nikmat Allah SWT? Mungkin salah satunya karena doa dari orang lain untukmu, baik yang engkau ketahui atau tidak.


Entah itu doa dari orang tua, guru, teman, anak atau orang yang tak kau kenal, seperti seorang pengemis yang kau berikan uang receh kepadanya. Bisa jadi jika orang lain tidak mendoakanmu, maka nasibmu lebih buruk dari saat ini. 


Oleh karena itu, jangan remehkan doa orang lain. Sebab doa orang lain untukmu, yang engkau ketahui atau tidak itu maqbul (dikabulkan oleh Allah).


“Tidak ada seorang muslim pun yang mendoakan kebaikan bagi saudaranya (sesama muslim) tanpa sepengetahuannya, melainkan malaikat akan berkata, ‘Dan bagimu juga kebaikan yang sama.’” (HR. Muslim)


Dalam riwayat lainnya,


“Doa seorang muslim untuk saudaranya (sesama muslim) tanpa diketahui olehnya adalah doa mustajabah. Di atas kepalanya (orang yang berdoa) ada malaikat yang telah diutus. Sehingga setiap kali dia mendoakan kebaikan untuk saudaranya, maka malaikat yang diutus tersebut akan mengucapkan, ‘Amiin dan kamu juga akan mendapatkan seperti itu.’"


Para sahabat radhiyallahu ‘anhum adalah generasi terbaik umat ini dengan keimanan yang jujur dan ikhlas. Mereka mempunyai kebiasaan untuk saling mendoakan satu sama lain. Salah satu riwayat dari mereka yang menerapkan sunnah ini adalah riwayat dari sahabat Abu Darda’ radhiyallahu ‘anhu. Istri beliau, Ummu Darda’ menceritakan,


‘Dahulu Abu Darda’ memiliki sekitar 300 orang sahabat. Di dalam shalatnya, Abu Darda’ seringkali mendoakan mereka. Aku pun berkata kepadanya tentang apa yang dia lakukan.’

Maka dia pun berkata, ‘Sesungguhnya tidaklah seseorang mendoakan bagi saudaranya tanpa sepengetahuanya, kecuali Allah mengutus denganya dua malaikat, yang keduanya akan mengatakan, ‘Begitu juga denganmu.’ Apakah aku tidak boleh mendambakan malaikat mendoakanku?’” (Siyar A’lamin Nubala’, 2: 351)


Jadi kebiasaan saling mendoakan dan berpesan untuk saling mendoakan adalah kebiasaan baik. Jangan remehkan kebiasaan ini. Mintalah orang lain untuk mendoakanmu. Sebaliknya, jangan pelit untuk mendoakan orang lain.


Bagi yang mendoakan insya Allah akan mendapatkan ganjaran serupa dengan doanya untuk orang lain. Bagi yang didoakan tetaplah rendah hati dan sadar diri, bahwa kenikmatannya saat ini bukan hanya hasil usahanya sendiri, tapi juga akibat kepedulian orang lain untuk mendoakannya. Wallahu'alam. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar